Kegiatan ramah-tamah dan koordinasi pengelola jurnal perguruan tinggi se-Nusa Tenggara Barat yang diinisiasi oleh Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Publikasi (P3MP) Universitas Hamzanwadi berlangsung sukses. Acara ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 Wita hari ini, Rabu (5/4) di Ruang Rapat Rektorat Universitas Hamzanwadi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dekan FKIP Universitas Hamzanwadi, Abdullah Muzakkar, M.Si.sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Muzakkar menyatakan dukungan dan apresiasinya atas terselenggaranya forum ini. “Saya mengapresiasi forum semacam ini dan mungkin kita bisa terus melanjutkan silaturrahmi antar pengelola jurnal di NTB,” ujarnya. Ia juga memaparkan pentingnya kegiatan semacam ini. Menurutnya, mengelola jurnal kampus tidak gampang. “Saya tahu persis banyak masalah dalam pengelolaan jurnal kampus. Kita punya daya dukung secara institusi kuat, tetapi pengelola jurnal tdak ada, itu tidak bisa (dikelola, red.). Dosen tidak punya kemauan keras juga tidak bisa. Bagian-bagian lain tidak bisa mendukung, misalnya IT sama juga tidak bisa.” Oleh karena itu, para pengelola jurnal perlu saling menguatkan. Forum ini diharapkan dapat menjadi upaya strategis untuk membuat pengelolaaan jurnal kampus di NTB semakin baik.

Hal senada juga diungkapkan oleh kepala P3MP Universitas Hamzanwadi, Shahibul Ahyan, M.Pd. Diungkapkan Shahibul bahwa publikasi merupakan hal yang sangat urgen. Ini tecermin dengan dijadikannya publikasi sebagai indikator penilaian pemeringkatan dan akreditasi perguruan tinggi. “Komponen penilaian perguruan tinggi salah satu yang besar itu adalah penelitian dan publikasi, yaitu sebesar 30%. Karena itu Universitas Hamzanwadi mencoba menggabungkan penelitian dengan publikasi,” jelas Shahibul. Shahibul juga menyampaikan alasan P3MP mengundang para pengelola jurnal untuk bekerja sama dalam hal publikasi. “Kami mengundang Bapak dan Ibu untuk berkoordinasi dan sharing ide untuk meningkatkan kualitas publikasi kita di NTB. Karena kita masih lemah dibandingkan dengan daerah lain dalam publikasi dan pengelolaan jurnal.” Tidak lupa juga Kepala P3MP menyampaikan beberapa program kerja yang telah dicapai, seperti pembuatan Sistem Informasi dan Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Simlitabmas) Hamzanwadi, dan lain-lain.

Pembentukan Pengurus RJI Korda NTB

Dalam kesempatan yang sama, para pengelola jurnal perguruan tinggi berdiskusi dan memutuskan untuk membentuk pengurus Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Koordinator Daerah Nusa Tenggara Barat. Pemilihan berlangsung lancar dengan cara musyawarah mufakat antara perwakilan dari masing-masing pengelola jurnal perguruan tinggi. Setiap perguruan tinggi mengirimkan satu utusan untuk musyawarah tersebut. Terpilih pengurus inti RJI NTB yaitu:

  1. Koordinator Daerah: Shahibul Ahyan (Universitas Hamzanwadi)
  2. Sekretaris 1: Hardani (Politeknik Mitra Husada Farma Mataram)
  3. Sekretaris 2: Muh. Fitrah (IAI Muhammadiyah Bima)
  4. Bendahara: Halpiah (UNIZAR)

Selain pengurus inti, dibentuk pula divisi-divisi yang akan membantu kerja RJI NTB ke depan. Menyikapi tindak lanjut kerja pengurus RJI Koordinator Daerah NTB, Shahibul mengatakan akan diagendakan setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) RJI di Jawa Timur 14-15 April Mendatang.

2 3 1